Rabu, 10 September 2008

SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1429 H

"KAMI PARA TRAINER BSMR UNIT SMP ULUL ALBAB SEPANJANG SIDOARJO, MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1429 H, SEMOGA AMAL IBADAH KITA SELAMA PUASA RAMADHAN DAPAT DITERIMA DAN KAMI MOHON MAAF BILA ADA KESALAHAN KESALAHAN YANG DI LAKUKAN BAIK SECARA SENGAJA MAUPUN TIDAK SENGAJA YANG MUNGKIN MENYAKITKAN HATI PARA SISWA SEKALIAN "
JAYA TERUS BSMR ULULALBAB

Rabu, 03 September 2008

MENJAGA KESEHATAN DENGAN GOSOK GIGI

MENJAGA KESEHATAN DENGAN GOSOK GIGI :

Siapapun tahu gosok gigi adalah rutinitas yang penting dalam menjaga dan memelihara kesehatan gigi karena itu dianjurkan menggosok gigi setiap hari. Rasulullah SAW pun menyuruh umatnya untuk senantiasa menggosok gigi. “ Andaikan saya tidak khawatir memberatkan umatku, niscaya aku perintahkan wajib bersiwak (gosok gigi) pada tiap tiap sholat” ( H.R. Bukhari Muslim)
Sikat gigi seperti apa yang sebaiknya dibeli ? kemajuan teknologi saat ini hampir merata di segala segi termasuk dalam bidang sikat gigi. Banyak perusahaan sikat gigi terus melakukan inovasi baik dari sisi pegangan hingga bulu bulu sikat untuk mendapatkan sikat gigi yang ideal. Dari sikat gigi manual hingga sikat gigi elektrik. Jika anda memiliki penyakit gusi pakailah sikat gigi elektrik karena getaran yang ditimbulkan dapat membantu memijit gusi dan mempercepat penyembuhan. Namun apapun sikat gigi yang menjadi pilihan anda, baik itu yang lurus atau bengkok, manual atau elektrik, bermodel atau sederhana, sebaiknya pilihlah sikat gigi yang berkepala kecil dengan pegangan yang panjang. Bulu sikat lembut agar tidak merusak gigi dan gusi.
Seberapa sering harus mengganti sikat gigi ? sikat gigi yang sudah aus dengan bulu yang sudah hampir rata tidak dapat membersihkan gigi dengan baik malah menjadi sarang bagi bakteri. Gantilah sikat gigi setiap tiga atau empat bulan sekali atau sesegera jika bulu bulunya tidak lagi lurus
Jenis pasta gigi apa yang baik untuk gigi ? barkaitan dengan pasta gigi, jenis pasta gigi yang anda gunakan tidaklah penting. Anda dapat memakai pasta gigi apapun yang anda inginkan sejauh pasta gigi tersebut mengandung fluoride.
Bagaimana menyikat gigi yang baik ? yang terpenting jangan tergesa gesa. Anda memiliki 32 gigi yang harus dibersihkan sehingga bukan pekerjaan yang hanya 10 detik. Tempatkan sikat gigi pada sudut 45 derajat, gunakan gerakan melingkar, perlahan lahan tarik dan masukkan sikat gigi sepanjang permukaan gigi atas, belakang, samping dan depan. Jangan lupa menyikat sepanjang garis gusi dan belakang gigi.
Berapa lama sebaiknya menyikat gigi ? sikatlah gigi minimal dua kali sehari sebaiknya setelah makan selama tiga menit. Jika anda menyikat gigi tiga kali sehari itu jauh lebih baik.
Dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh muslim dari Aisyah r.a., Rasulullah bersabda : Sepuluh macam dari fitrah (perbuatan sehari hari para nabi ) yaitu : memotong kumis, memelihara jenggot, siwak (gosok gigi), menghirup air ke hidung, memotong kuku, membasuh liku telinga atau sela sela kuku jari jari, mencabut bulu ketiak, mencukur bulu kemaluan, cebok dan berkumur.

REFERENSI :
” Embun “ Bulletin binroh Islam RSU Dr. Soetomo, Jumat 16 Mei 2008

PENGARUH SABAR

PENGARUH SABAR

Menjalani aktivitas kehidupan haruslah sabar. Sebab sabar secara langsung dan tak langsung membawa pengaruh dalam tindakan nyata.
Begitu ketika melayani pasien, hilangkan rasa mengeluh, jengkel, uring uringan atau perasaan negatif sejenisnya. Kembalikan semua urusan kepada Allah SWT.
Sejalan dengan diatas maka dengan melaksanakan SASETA ( Salam, Senyum, Tanya) akan berjalan komunikasi dengan sepenuh hati antara petugas dan penderita. Melaksanakan SASETA dengan sabar dan ikhlas adalah ladang amal bagi yang melaksanakannya, maka tempatkanlah semua itu sebagai bagian dari kewajiban. Kewajiban melaksanakan amanah Allah SWT. Maka insyaAllah terwujud Layanan Sepenuh Hati (LSH).

REFERENSI :
” Embun “ Bulletin binroh Islam RSU Dr. Soetomo, Jumat 16 Mei 2008

MENGUKUR TEKANAN DARAH

MENGUKUR TEKANAN DARAH :

Dalam mengukur tekanan darah seorang manusia tidak terlepas dari 2 hal yang saling berkaitan yaitu organ JANTUNG dan PEMBULUH DARAH (arteri dan vena). Orang yang normal mempunyai jantung hanya 1 buah yang ukurannya bervariasi antara individu yang satu dengan yang lainnya, tapi kurang lebih seukuran kepalan tangan setiap individu itu sendiri. Jantung kita adalah jantung yang sungguh luar biasa sistem kerjanya, jantung kita mempunyai 4 katub yaitu serambi kiri dan kanan kemudian bilik kiri dan kanan. Dan setiap ruang mempunyai fungsi tersendiri yang saling berkaitan antara ruang yang satu dengan ruang yang lain. Antara ruang ruang yang ada di hubungkan oleh suatu lubang yang mempunyai katub. Ruang jantung yang bernama serambi kanan mempunyai fungsi untuk menerima aliran darah dari seluruh tubuh yang merupakan darah yang kaya akan CO2, darah kaya CO2 dari serambi kanan akan dialirkan menuju ke bilik kanan melalui sebuah katub yang bernama katub bikuspidalis, darah yang telah sampai bilik kanan kemudian dialirkan menuju ke paru paru untuk oksigenasi, dimana dari yang semula kaya akan CO2 menjadi kaya akan O2. Darah dari paru paru yang sudah kaya akan O2 kemudian dialirkan menuju ke serambi kiri dan kemudian dialirkan menuju bilik kiri melalui suatu lubang yang berkatub (katub trikuspidalis) darah kaya O2 dari bilik kiri akan dipompa keseluruh tubuh.
Darah yang beredar ke seluruh tubuh dari bilik kiri jantung melalui pembuluh darah yang disebut juga dengan pembuluh darah arteri. Jadi pembuluh darah arteri adalah pembuluh darah yang kaya akan oksigen yang mana akan di gunakan oleh sel sel tubuh kita untuk melakukan proses metabolisme membentuk energi, pertumbuhan sel sel, proses regenerasi sel sel yang telah rusak dan berbagai proses vital lainnya. Selain pembuluh arteri juga ada pembuluh darah yang kaya akan CO2 yaitu pembuluh darah vena. Pembuluh darah vena ini berasal dari jaringan jaringan tubuh kita, dimana segala macam sisa metabolisme sel akan diangkut melalui pembuluh vena ini.
Dalam mengukur tekanan darah, pembuluh darah yang kita gunakan adalah pembuluh darah arteri, yaitu arteri brachialis yang terletak di permukaan siku tangan kita, baik itu tangan kanan maupun tangan kiri. Dalam mengukur tekanan darah alangkah baiknya selalu membandingkan tekanan darah yang terukur di tangan kiri maupun yang di tangan kanan. Hal tersebut dikarenakan ada suatu keadaan penyakit dimana tekanan darah antara tangan kiri dan tangan kanan berbeda. Posisi pasien yang diukur tekanan darahnya pun juga turut diperhatikan agar memperoleh hasil pengukuran seoptimal mungkin. Posisi yang di anjurkan adalah posisi dimana kedudukan alat pengukur tekanan darah sejajar dengan proyeksi jantung pasien, posisi tersebut bisa dalam keadaan duduk ataupun dalam keadaan tidur terlentang.
Sebelum mengukur tekanan darah pasien, ada beberapa syarat yang harus kalian perhatikan yaitu
1. Menjelaskan kepada pasien apa yang akan dilakukan pada dirinya.
2. Memposisikan pasien dalam keadaan duduk atau berbaring terlentang.
3. Meminta pasien untuk rileks dan santai.
4. Menempatkan alat pengukur tekanan darah sejajar dengan jantung pasien.
5. Lengan yang akan di pasang manset tidak terhalang oleh pakaian pasien.
6. Gunakan manset dengan ukuran yang sesuai dengan lengan pasien. Bila pasien anak maka gunakan manset khusus untuk anak dan bila untuk bayi maka gunakan manset khusus untuk bayi. Mengapa kok demikian ?? hal ini dikarenakan ukuran lebar manset akan mempengaruhi luas dari lengan yang ditekan oleh manset tersebut, dimana pada akhirnya juga mempengaruhi area pembuluh darah yang ikut ditekan oleh manset. Dan menurut legalartis/standar tatalaksana yang ada adalah tepi bawah manset harus berjarak kurang lebih 3 jari tangan atau kurang lebih 5 cm ke siku. Bila hal tersebut diabaikan maka akan mempengaruhi hasil dari pemeriksaan tekanan darah yang dilakukan menjadi kurang akurat. Dan ini tentu akan merugikan pasien, karena mendapatkan pelayanan yang tidak memuaskan dan tidak profesional.
7. Ukurlah tekanan darah minimal 2 kali.
8. Ukurlah tekanan darah pada ke dua lengan pasien dan kemudian bandingkan hasilnya.
Alat yang dipergunakan untuk memeriksa tekanan darah adalah sphygmomanometer raksa atau jarum, dan stetoskop bila ada. Kemudian siapkan kursi atau alas untuk berbaring pasien.
Teknik pemeriksaan tekanan darah pada manusia ada 2 macam teknik yaitu teknik palpasi dan teknik auskultasi. Pada teknik palpasi kita hanya menggunakan jari telunjuk tangan kiri kita untuk meraba arteri brachialis dan tangan kanan kita memompa sphygmomanometer. Dengan menggunakan teknik ini kita hanya dapat mengetahui tekanan systole saja sedangkan diastole nya tidak dapat kita ukur. Pada teknik auskultasi kita menggunakan alat bantu stetoskop. Dengan cara inilah kebanyakan tenaga medis mengukur tekanan darah pasien. Dengan menggunakan tehnik auskultasi kita dapat mengetahui tekanan darah systole dan diastole pasien.
Prinsip kerja pemeriksaan tekanan darah adalah mengukur kekuatan turbulensi dari aliran darah pembuluh darah (arteri) pada daerah siku tangan kita. Kekuatan turbulensi yang terjadi, menggambarkan kekuatan tekanan aliran darah dari jantung dalam melewati pembuluh darah yang diameternya kita manipulasi hingga menyempit dengan menggunakan manset dari alat sphygmomanometer. Kekuatan turbulensi inilah yang sebenarnya kita ukur untuk menggambarkan tekanan darah seseorang.
Teknik pemeriksaan tekanan darah dengan menggunakan teknik palpasi (sentuhan tangan) dimulai dengan memasang manset dari alat pengukur tekanan darah pada lengan pasien yang akan di periksa tekanan darahnya, dengan jarak manset ke siku adalah kurang lebih 3 jari atau 5 cm, boleh tangan kiri dulu atau tangan kanan dulu. Kemudian mencari letak dari arteri brachialis dengan menggunakan ujung dari jari telunjuk kita. Setelah ketemu, nilai kekuatan denyut nadinya, apakah kuat angkat dan teratur, atau malah sebaliknya. Letakkan alat pengukur tekanan darah baik itu yang tipe raksa ataupun jarum sejajar dengan jantung. Pompa alat pemompa dari sphygmomanometer hingga tekanan pada manset terus meningkat dan denyut arteri brachialis tidak teraba, kemudian turunkan tekanan yang dipompakan tadi secara perlahan lahan hingga denyut arteri brachialis teraba kembali dan amati skala pada alat sphygmomanometer menunjukkan tekanan berapa. Tekanan pada saat denyut arteri brachialis teraba disebut sebagai systole atau batas atas dari tekanan darah seseorang yang nilai normalnya adalah 110 -120 mmHg. Tekanan Systole adalah tekanan yang terjadi saat darah keluar dari bilik jantung. Sedangkan tekanan diastole adalah tekanan yang terjadi saat darah masuk kedalam bilik jantung. Akan tetapi pada metode palpasi ini kita tidak dapat mengukur tekanan diastole.
Teknik pemriksaan tekanan darah dengan menggunakan metode auskultasi menggunakan alat tambahan berupa stetoskop untuk mendeteksi sistole dan diastole dari tekanan darah pasien. Manset diletakkan pada lengan penderita sesuai dengan diutarakan diatas, kemudian letakkan jari telunjuk untuk meraba denyut dari arteri brachialis dan tangan yang lainnya memompa untuk meningkatkan tekanan manset hingga denyut nadi arteri brachialis tidak teraba. Setelah tidak teraba letakkan bagian membran dari stetoskop pada daerah sekitar arteri brachialis. Turunkan tekanan manset secara perlahan lahan hingga terdengar suara duk..duk..duk.. yang pertama dengan stetoskop, suara yang terdengar itu disebut dengan sistole. Dengarkan terus suara duk..duk..duk.. itu hingga hilang dan saat suara tidak terdengar untuk pertama kali itulah yang disebut dengan diastole. Nah, mudah kan.... meskipun mudah kalian harus tetap teliti dan melatih kepekaan telinga kalian dalam mendegar suara duk.. untuk yang pertama dan hilangnya suara duk.. karena bila kalian tidak teliti dalam mendengarkannya akan mempengaruhi keakuratan dari pemeriksaan tekanan darah yang kalian lakukan. Dan ujung ujungnya akan merugikan si pasien. Contoh kasus : “bapak A memeriksakan tekanan darahnya pada si B, saat melakukan pemeriksaan si B mengabaikan syarat syarat pemeriksaan yang benar, sehingga hasil yang diperoleh si B menunjukkan tekanan darah bapak A adalah normal yaitu 120/80, kemudian bapak tadi mencoba coba untuk memeriksakan tensinya kepada anaknya yang anggota BSMR dan si anakpun memeriksa dengan seksama dan teliti sehingga diperoleh hasil yang jauh berbeda dari pemeriksaan si B. Hasil yang diperoleh si anak menunjukkan tensi bapaknya adalah 160/100, si bapak dan si anak kaget karena tensi yang terukur tinggi sekali. Dan gejala ini sering disebut dengan hipertensi atau tekanan darah tinggi. Karena tensi yang tinggi, maka sang anak menganjurkan untuk memeriksakan diri ke dokter umum. Untung segera di ketahui, sebab bila kita terlambat mengetahuinya dan terlanjur timbul komplikasi lain maka hipertensi ini dapat mengakibatkan kematian”.
Hasil pengukuran yang kalian peroleh ditulis sebagai berikut :
Sistole / diastole mmHg
Semisal hasil pengukuran yang kalian peroleh adalah sistole 124 dan diastole 80 maka di tulis 124/80 mmHg. Dalam keadaan normal tekanan darah seseorang berkisar antara 120-80 mmHg. Di katakan hipertensi bila tekanan darah seseorang melebihi 130/90 mmHg. Dikatan hipotensi bila tekanan darah seseorang di bawah dari 100/80 mmHg.
Mengukur denyut nadi dalam satu menit juga mempunyai arti medik yang penting. Denyut nadi yang biasa kita raba adalah denyut nadi arteri radialis, arteri brachialis, arteri dorsalis pedis dan arteri carotis yang merupakan arteri terbesar dari ketiga arteri sebelumnya. Dalam memeriksa denyut nadi kita biasa menggunakan ketiga jari kita yaitu jari telunjuk, jari tengah, dan jari manis (ring finger) kita. Kemudian kita evaluasi jumlah denyut dalam satu menit, kuat angkat nya, iramanya, dan amplitudonya. Dalam keadaan normal jumlah denyut nadi orang dewasa adalah antara 80-100 denyutan per menit. Denyut nadi seseorang dapat menggambarkan keadaan hidrasi dari seseorang, keadaan aliran darah dalam pembuluh darah dan lain sebagainya. Sebagai contoh kasus pada pasien atau orang yang dalam keadaan shock biasanya kita temukan denyut nadi yang amat lemah atau bahkan tak teraba sama sekali. Jadi setiap kita temukan adanya penyimpangan jumlah denyut nadi yang kita periksa, perlu kita curigai adanya kelainan pada tubuh orang yang kita periksa tersebut.
Nah semoga uraian singkat tentang pemeriksaan tekanan darah dan pemeriksaan denyut nadi diatas dapat bermanfaat bagi kalian sebagai anggota BSMR yang merupakan tunas tunas muda harapan bangsa.

Referensi :
1. Pengalaman pribadi pemeriksaan tekanan darah dan denyut nadi oleh adibrata.
2. Buku modul PBL Tramed Unair 2005.

AQIDAH ISLAMIYAH

AQIDAH ISLAMIYAH

Nilai suatu ilmu ditentukan oleh kandungan ilmu tersebut. Semakin besar dan bermanfaat nilainya semakin penting untuk dipelajarinya. Ilmu yang paling penting adalah ilmu yang mengenalkan kita kepada Allah SWT, Sang Pencipta. Sehingga orang yang tidak kenal Allah SWT disebut kafir meskipun dia Profesor, Doktor, pada hakikatnya dia bodoh. Adakah yang lebih bodoh daripada yang tidak mengenal yang menciptakannya ?
Allah menciptakan manusia dengan seindah indahnya dan selengkap lengkapnya dibanding dengan makhluk / ciptaan lainnya. Kemuadian Allah bimbing mereka dengan mengutus para Rasul-Nya, agar mereka berjalan sesuai dengan kehendak Sang Pencipta melalui wahyu yang dibawa Sang Rasul. Yang menerima disebut mu’min adapula yang menolaknya disebut kafir serta ada yang ragu ragu disebut munafik yang merupakan bagian dari kekafiran. Begitu pentingnya Aqidah ini sehingga Nabi Muhammad, penutup para Nabi dan Rasul membimbing umatnya selama 13 tahun ketika berada di Makkah, karena aqidah adalah landasan semua tindakan. Ibarat tubuh manusia seperti kepalanya. Maka apabila suatu umat sudah rusak, bagian yang harus direhabilitasi adalah kepalanya lebih dahulu. Disinilah pentingnya aqidah. Apalagi ini menyangkut kebahagian dan keberhasilan dunia dan akhirat. Dialah kunci menuju surga.
Aqidah secara bahasa berarti sesuatu yang mengikat. Pada keyakinan manusia adalah suatu keyakinan yang mengikat hatinya dari segala keraguan. Aqidah menurut agama yaitu keimanan kepada Allah, Malaikat- malaikat, kitab kitab, Para Rasul, Hari Akhirat, dan keimanan kepada takdir Allah baik buruknya. Dalam syariat Islam terdiri dua pangkal utama.
Pertama, Aqidah yaitu keyakinan pada rukun iman itu, letaknya di hati dan tidak ada kaitannya dengn cara-cara perbuatan (ibadah). Bagian ini disebut pokok atau asas.
Kedua, Perbuatan yaitu cara-cara amal badah seperti solat, puasa, zakat, dan seluruh bentuk ibadah disebut sebagai cabang. Nilai perbuatan ini baik buruknya atu diterima atau tidaknya bergantung yang pertama. Oleh karena itu syarat diterimanya ibadah itu ada dua, pertama : ikhlas karena Allah SWT yaitu berdasarkan aqidah islamiyah yang benar. Kedua : mengerjakan ibadahnya sesuai dengan pertunjuk Rasulullah SAW. Ini disebut amal sholeh. Ibadah yang memenuhi satu syarat saja, umpamanya ikhlas saja tidak mengikuti petunjuk Rasulullah SAW saja tapi tidak ikhlas, karena faktor manusia, umpamanya, maka amal tersebut tertolak. Sampai benar benar memenuhi dua kriteria itu. Inilah makna yang tekandung dalam Al Quran surah Al Kahfi 110 yang artinya : “ Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadah kepada Tuhannya.”
Pada masa Rasulullah SAW, aqidah bukan merupakan disiplin ilmu tersendiri karena masalahnya sangat jelas dan tidak terjadi perbedaan perbedaan faham, kalaupun terjadi langsung diterangkan oleh beliau. Makanya kita dapatkan keterangan para sahabat yang artinya berbunyi : “ Kita diberikan keimanan sebelum Al Qur’an”. Nah, pada masa pemerintahan khalifah Ali bin Abi Thalib timbul pemahaman – pemahaman baru seperti kelompok Khawarij yang mengkafirkan Ali dan Muawiyah. Timbul pula kelompok Syiah yang menuhankan Ali bin Abi Thalib dan timbul pula kelompok dari Irak yang menolak takdir dipelopori oleh Ma’bad Al-Juhani.

BAHAYA PENYIMPANGAN PADA AQIDAH
Orang yang melakukan penyimpangan aqidah dia akan berjala tanpa arah yang jelas dan penuh dengan keraguan.
Faktor penyimpangan diantaranya :
1. Tidak menguasainya pemahaman aqidah yang benar karena kurangnya pengertian dan perhatian. Fanatik kepada peninggalan adat dan keturunan. Karena itu dia menolak aqidah yang benar. Seperti firman Allah SWT tentang umat tedahulu yang keberatan menerima aqidah yang dibawa oleh para Nabi “ Dan apabila dikatakan kepada mereka, “Ikutlah apa yang telah diturunkan Allah,”mereka menjawab : “ (tidak) , tetapi kami hanya mengikuti apa yang telah kami dapati dari ( perbuatan) nenek moyang kami … ( Q.S. Al – Baqarah 170 )
2. Taklid buta kepada perkataan tokoh tokoh yang dihormati tanpa melalui seleksi yang tepat sesuai dengan argument Al Quran dan Sunnah. Sehingga apabila tokoh panutannya sesat, maka ia ikut tersesat. Berlebihan (ekstrim) dalam mencintai dan mengangkat para wali dan orang sholeh yang sudah meninggal, sehingga menempatkan mereka setara dengan Tuhan, atau dapat berbuat seperti perbuatan Tuhan.
3. Lengah dan acuh tak acuh dalam mengkaji ajaran Islam disebabkan silau terhadap peradaban barat yang materialistik itu.

REFERENSI :
” Embun “ Bulletin binroh Islam RSU Dr. Soetomo, Jumat 16 Mei 2008

KESEHATAN DASAR

KESEHATAN DASAR :

Kesehatan dasar meliputi tiga materi pokok yaitu,
1. Kesehatan perseorangan
2. Kesehatan lingkungan
3. UKS ( Unit Kesehatan Sekolah )
Kesehatan dasar sangat penting bagi kehidupan kita, karena jika sampai hal hal yang berkaitan degan kesehatan kita abaikan dan kita tidak peduli maka kita dapat sakit atau terserang penyakit dan penyakit yang mendera tubuh kita akan mempengaruhi kualitas kehidupan kita, sehingga kita menjadi tidak produktif bahkan dapat membuat orang lain menjadi khawatir terhadap diri kita. Sebagai generasi EMAS ISLAM YANG KUAT sudah selayaknya lah kita menjaga kesehatan kita baik itu kesehatan fisik maupun kesehatan jiwa, agar kita menjadi lebih produktif dalam mengejar kehidupan dunia dan kehidupan akhirat. Dan jika masing masing pribadi kita istiqomah menjaga kesehatan maka sangat mungkin kebangkitan umat Islam yang kita damba dambakan akan terwujud dengan segera. Tidak akan kita jumpai lagi penduduk di negeri ini yang miskin, yang sakit, dan yang bodoh. Karena setiap individu yang sehat secara fisik dan jiwa akan saling tolong menolong dan melengkapi kebutuhan orang yang tidak mampu baik secara fisik dan mental, dengan begitu akan tercipta kehidupan yang produktif, sejahtera, dan semakin meningkatkan ketaqwaan dan keimanan kita kepada Allah SWT.
Kesehatan perseorangan diajarkan kepada siswa BSMR dengan tujuan agar siswa mampu memahami kebersihan individu dan mampu berperilaku bersih. Kebersihan perseorangan ini dapat kita praktekan dengan senantiasa menjaga kebersihan badan, muka, rambut dan gigi, kemudian juga yang tidak kalah penting adalah kebersihan alat kelamin.
Kebersihan tubuh hendaknya dijaga dengan mandi minimal 2 x sehari, karena bakteri atau kuman kuman yang menempel di permukaan tubuh kita, akan berkembang biak kembali setelah kita mandi dan jumlahnya akan menjadi sangat banyak dalam waktu 8 jam setelah mandi terakhir, jadi bisa di bayangkan bagaimana jumlah kuman atau bakteri di permukaan tubuh seseorang yang hanya mandi 1x dalam sehari. Kemudian mandilah dengan menggunakan sabun yang terpercaya kualitasnya dan sesuai dengan kemampuan tubuh, karena ada sebagian orang yang sensitif terhadap bahan bahan yang terkandung di dalam suatu sabun sehingga timbul suatu reaksi alergi yang merugikan tubuh orang tersebut. Bila kita berkeringat seusai beraktivitas di siang hari hendaknya mandi disertai dengan keramas ( keramas hendaknya minimal 2 hari sekali) dan gunakan shampo yang benar benar cocok dengan kondisi kulit rambut kalian, bila kita sembarangan menggunakan shampo atau bahkan sering gonta ganti shampo yang gak jelas kualitasnya, itu dapat membahayakan permukaan rambut dan kulit kepala kita, efek yang sering terjadi adalah kerontokan rambut dan warna rambut yang pucat atau bahkan terkihat kusam. Dan jangan lupa untuk mencuci muka dengan sabun khusus muka ketika mandi. Dalam hal membasuh muka pun juga jangan sembarangan menggunakan sabun untuk membasuk muka kita, karena hal tersebut dapat mengakibatkan kulit muka menjadi kering dan merah. Cucilah muka minimal 2 x sehari atau sesudah mengendarai sepeda motor, dikarenakan bila kita mengendari sepeda motor, besar kemungkinan banyak debu dan residu asap kendaran bermotor yang mnempel di permukaan kulit muka kita.
Kebersihan gigi juga sangat penting bagi keutuhan gigi kita, karena bila kita jarang gosok gigi besar kemungkinan akan menyebabkan gigi menjadi berlubang dan timbul karies gigi sehingga akan terasa ngilu atau sakit bila kita mengunyah atau minum sesuatu yang hangat atau dingin. Dalam menjaga kebersihan gigi alangkah baiknya bila menggosok gigi minimal 2 x sehari setiap pagi dan sesaat sebelum tidur, gosooklah gigi dengan sikat gigi yang sesuai dengan keadaan organ organ di mulut kalian, gunakan pasta gigi yang sesuai, gunakan cara sikat gigi yang baik dan benar (sesuai dengan alur parit gigi ) dan sikatlah gigi seusai makan makanan yang berpotensi utnuk merusak gigi seperti makanan yang amat manis dan makanan yang mudah untuk nyangkut di sela sela gigi atau parit gigi.
Kesehatan lingkungan adalah suatu usaha menjaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat, sehingga dapat mencegah penularan penyakit. Tujuan dari mempelajari materi ini adalah diharapkan siswa dapat menjelaskan apakah kesehatan lingkungan itu, siswa mampu menjelaskan apa arti penting kesehatan lingkungan bagi kesehatan pribadi, siswa mampu mengetahui ciri ciri rumah sehat, dan siswa mampu melakukan upaya kebersihan rumah dan lingkungannya.
Arti penting kesehatan lingkungan bagi kesehatan pribadi. Lingkungan sebagai tempat tinggal manusia, menjadi salah satu faktor timbulnya gangguan kesehatan seseorang. Artinya, baik buruknya kesehatan seseorang salah satunya disebabkan oleh lingkungan. Bila lingkungan tidak bersih, perumahan tidak teratur, penghuninya terlalu padat, sampah berserakan, air comberan tergenang, banyak nyamuk, lalat atau serangga lain juga bila disertai dengan tingkat ekonomi dan pendidikan yang rendah, maka kesehatan manusia dan masyarakat di tempat itu akan menjadi buruk.
Ciri-ciri rumah sehat,
Rumah Sehat tidak harus bagus. Bahkan rumah bagus tidak berarti selalu sehat. Rumah Sehat adalah rumah yang memenuhi aspek kesehatan:
a. Suhu tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin.
b. Penerangan yang cukup (sinar matahari dan lampu listrik)
c. Ventilasi yang cukup
d. Selain itu rumah harus kuat agar tidak mudah ambruk.
e. Bahan rumah tidak mudah terbakar.
f. Kebersihan rumah perlu mendapat perhatian

Yang dapat dilakukan untuk menjaga kebersihan rumah dan lingkungan
a. Memelihara kebersihan rumah
1. Rumah harus sehat dan terpelihara. Memiliki jendela sehingga memperoleh udara yang cukup dan segar agar sinar matahari dapat masuk.
2. Hewan piaraan tidak berak dan berkeliaran di dalam rumah.
3. Lantai dibersihkan rutin, disapu dari sampah dan kotoran.
4. Tempat tidur dibersihkan secara teratur. Kasur dijemur di terik matahari
5. Tersedia tempat sampah yang tertutup rapat dan buanglah sampah di tempatnya.
6. Membersihkan bak secara teratur
7. Membersihkan tempat MCK (kamar mandi, cuci, dan kakus) secara rutin.
8. Jendela dan kotoran-kotoran di atap rumah dibersihkan secara teratur.
9. Perabot rumah tangga dibersihkan secara rutin. Dicuci dengan sabun/detergen khusus/abu gosok untuk perabot.
10. Tidak membiarkan tempat sampah penuh berserakan dan dikerubutin oleh lalat maupun tikus.

b. Memelihara kebersihan lingkungan
1. Menyapu halaman secara rutin
2. Menata dan merapikan rumput-rumput di sekitar rumah yang sudah tinggi
3. Membuang sampah jangan dibiarkan menumpuk. Sampah yang sudah menumpuk harus dibakar ditimbun di dalam tanah.
4. Membersihkan selokan-selokan dekat rumah. Jangan dibiarkan ada genangan-genangan air di lingkungan rumah, karena dapat menyebarkan penyakit, malaria, atau demam berdarah.

Membersihkan bak air dan MCK
a. Membersihkan bak air. Bersihkan bak air secara rutin dengan sikat. Akan lebih baik bila menggunakan desinfektan. Pastikan bak air sudah bersih sebelum digunakan.
b. Membersihkan kamar mandi atau cuci
 Setiap keluarga harus mempunyai kamar mandi yang terpelihara kebersihannya.
 Tempat penampungan air/bak mandi harus rutin dibersihkan dengan cara disikat dan menggunakan desinfektan
 Disediakan tempat sampah dan penerangan yang cukup
Membersihkan Jamban/Kakus
Diharapkan setiap keluarga mempunyai jamban yang bersih dan terawat, tidak berbau dan persediaan air untuk
Buang Air Besar (BAB) dan Buang Air Kecil (BAK) harus cukup.
c. Membersihkan kakus (jamban/WC)
 Jamban dibersihkan menggunakan sikat dan memakai desinfektan. Bila menggunakan obat
desinfektan, upayakan agar jangan sampai desinfektan tersebut masuk ke dalam lubang jamban,
sebab dapat mematikan bakteri yang ada di dalam yang berfungsi untuk menghancurkan najis
atau kotoran.
 Sisa kotoran yang ada di lubang dibersihkan dengan sikat bertangkai panjang yang mudah diputar.
Ingatlah. Menjaga kebersihan rumah dan lingkungan adalah berarti anda telah mendukung kesehatan diri sendiri. Jika rumah dan lingkungan sehat, maka kita akan terhindar dari penyakit-penyakit yang dapat ditularkan oleh sampah, air limbah, kotoran, nyamuk , lalat, dan sebagainya.

Written
MAA_Branie
Referensi :
Modul pelatihan trainer BSMR BSMI cab. Surabaya.

WHAT IS BSMR

WHAT IS BSMR :

BSMR ( bulan sabit merah remaja ) adalah bagian dari BSMI (bulan sabit merah indonesia) yang bergerak dalam bidang pemberdayaan remaja usia sekolah mulai dari sd hingga sma dalam bidang kesehatan, keagamaan dan kepribadian.
BSMR merupakan suatu wadah bagi remaja yang ingin aktif dan peduli terhadap sesamanya dan lingkungan, dengan mengedepankan akhlaqul kharimah untuk menjadi insan yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT.
Dengan di lakukannya pembinaan sejak usia remaja di harapkan remaja remaja usia sekolah di Indonesia dapat menggali dan memanfaatkan segala potensi yang ada pada dirinya untuk di arahkan ke jalan yang benar dan tepat. Sebab patut disayangkan bahwa banyak remaja remaja di negara kita yang kurang bisa mengarahkan rasa kengintahuannya yang amat besar sehingga banyak yang terjerumus kedalam hal hal yang negatif. Untuk mengatasi hal hal negatif tersebut maka di Surabaya ini hadirlah BSMR yang dapat digunakan sebagai alternatif pilihan untuk menyalurkan bakat dan rasa keingintahuan yang besar tersebut.
Latar belakang dari dibentuknya BSMR cab. Surabaya dikarenakan pemuda adalah aset penting bangsa yang memeliki banyak potensi dan semangat yang menggelora; pemuda merupakan cerminan masa depan bangsa; fase remaja adalah fase pencarian identitas yang perlu kita wadahi segala minat dan bakatnya sehingga menghasilkan suatu yang positif; dan juga dikarenakan perlunya memberi bekalan pada remaja tentang keterampilan P3K, menggugah kepekaan sosialnya dan peduli terhadap kejadian sekitarnya.
BSMR mempunyai berbaga program kerja dan kegiatan yaitu
• Pembentukan dan perawatan
o Pembuatan database
o Road show
o Display publikasi
o Lomba BSMR
o Sarasehan anggota
• Pengembangan, penataasn dan peningkatan kemampuan SDM
o Bursa trainers
o Training of trainers
o Forum trainers
o Diklat 1 dan 2
o Latihan bersama
o Penyusunan kurikulum
• Pelayanan dan penyuluhan
o Klinik remaja
o Konsultasi hotline
o Kegiatan peduli
o Road show di sekolah (kampanye anti NARKOBA, AIDS, DAN ROKOK)
o Buletin
o Siaran radio
o Pelayanan dan Optimalisasi UKS
o Latihan Pertolongan Pertama Pada Gawat Darurat
Dengan adanya BSMR diharapkan terbentuknya kader kader remaja yang BERIMAN, BERTAKWA kepada Allah SWT,ber- AKHLAK MULIA, memiliki ke PEKA AN yang tinggi terhadap permasalahan sosial disekitarnya serta TERAMPIL dalam bidang sosial dan kemanusiaan. Amin.

“BERSAMA BSMR MEMBENTUK GENERASI MUDA HARAPAN BANGSA”